Lembaga KPU Harus Mandiri

Lembaga KPU Harus Mandiri

Lembaga KPU Harus Mandiri
Lembaga KPU Harus Mandiri

BANDUNG-Lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) termasuk KPU Jawa Barat harus mandiri

, khususnya dalam pembuatan kebijakan harus bebas dari faktor kepentingan atau intervensi, baik dari peserta pemilu maupun pemerintah. Demikian dikemukakan Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq saat menerima kunjungan mahasiswa Universitas Majalengka (Unima) ke Kantor KPU Jabar di Jl. Garut No. 11 Bandung, Selasa (03/04).

“Kemandirian KPU diperlukan untuk menjaga obyektivitas tugas-tugasnya,” ucapnya.

Menurut Endun, independensi dan kemandirian KPU akan diawasi Bawaslu, sehingga jika ada penyimpangan yang bersifat etik, maka pelanggaran itu akan diproses DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).

” KPU harus diisi orang-orang berintegritas dan profesional, agar tugas-tugas kepemiluan

berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fisip Unima Aceng Jarkasih mengatakan, kunjungan mahasiswanya ke KPU Jabar untuk mengenal dan memahami KPU seiring dengan agenda akademik Unima serta agenda Pilkada beberapa bulan ke depan.

“Kami menilai KPU sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat, sehingga perannya

sangat penting khususnya bagi kalangan akademisi seperti kami,” tuturnya.

Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman mengapresiasi kunjungan para mahasiswa ke KPU, sebagai indikator meningkatnya keingintahuan masyarakat terhadap kepemiluan.

“Apalagi mahasiswa Fisip, diharap lebih antusias, karena sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari. Mudah-mudahan kunjungan mahasiswa Unima mampu mendorong peningkatan partisipasi pemilih pada Pilgub Jabar dan Pilkada Majalengka Juni mendatang,” pungkasnya

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/147702911/sejarah-bahasa-indonesia/