Unpad Akan Beri Anugrah Lingkungan

Unpad Akan Beri Anugrah Lingkungan

Unpad Akan Beri Anugrah Lingkungan
Unpad Akan Beri Anugrah Lingkungan

BANDUNG – Universitas Padjadjaran (Unpad) akan memberikan Anugrah Otto Soemarwoto,

yakni penghargaan kepada penggiat lingkungan atau yang berkontribusi kepada lingkungan hidup. Anugerah Otto Soemarwoto akan dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Internasional Lingkungan “International (Outdoor) Seminar on Eco-Development” di Observatorium Boscha, Lembang, Sabtu (7/10) mendatang.

Rektor Unpad Tri Hanggono Ahmad mengatakan penghargaan kepada akademisi dunia yang berdedikasi bagi lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan didasarkan dari pemikiran tiga tokoh pendahulu Unpad, yaitu Prof. Otto Soemarwoto, Prof. Mochtar Koesoemaatmadja, dan Prof. Didi Atmadilaga yang terwujud dalam Pola Ilmiah Pokok Unpad.

“Melalui Anugerah Otto Soemarwoto, Unpad ingin mengokohkan sekaligus mendorong para

akademisi untuk tetap berpedoman pada pemikiran Prof. Otto Soemarwoto di bidang lingkungan hidup. Kontribusi pemikiran Prof. Otto melalui PIP Unpad “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional” dianggap masih relevan hingga sekarang.

Yang mendapat anugerah ini adalah tokoh berlevel internasional sebab permasalahan lingkungan ini tidak bisa dilakukan secara sektoral.

Anugerah Otto Soemarwoto yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-60 ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan Unpad. Tokoh akademisi dipilih sebagai penerima penghargaan ini. Jasa akademisi yang turut membantu menjaga lingkungan hidup melalui keilmuan dan riset dinilai belum banyak diketahui publik.

Perwakilan panitia Anugerah Otto Soemarwoto, Chay Asdak, M.Sc., PhD, mengatakan, ada

kriteria khusus untuk menjadi nominator penerima penghargaan. Kriteria tersebut diantaranya, berasal dari kalangan akademisi yang relevan di bidang ekologi dan pembangunan, berskala global, memiliki komitmen tinggi terhadap ekologi dan pembangunan di tingkat lokal, nasional, maupun global, memiliki pengaruh dan catatan kinerja akademik yang baik, dan memiliki jejaring internasional.

“Kandidat juga punya hubungan akademik dengan Prof. Otto Soemarwoto dan pernah secara akademik bekerja sama dengan Unpad,” kata Chay.

Diharapkan, penghargaan ini akan memberikan inspirasi baru bagi akademisi terhadap pengembangan pemikiran yang telah disumbangkan Prof. Otto. Rencananya, anugerah ini akan diberikan Unpad setiap dua tahun sekali. jo

 

Sumber :

http://riskyeka.web.ugm.ac.id/contoh-surat-kuasa-dan-fungsinya/