Sumber Teknologi

Sumber Teknologi

Sumber Teknologi
Sumber Teknologi

Istilah sumber termasuk didalamnya

alat-alat, bahan-bahan, perangkat-perangkat, seting dan orang-orang dimana pelajar berinteraksi dengan mereka untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja. Terdapat dua sumber dalam teknologi pendidikan yaitu sumber teknologi dan sumber lainnya seperti sumber alam atau sumber politik. Fokus dari teknologi pendidikan adalah pada sumber teknologi. Contoh sumber teknologi seperti sumber digital dan sumber analog (buku teks, OHP, dan VCR).

 

Langkah awal yang harus dilakukan dalam menentukan sumber teknologi adalah

ketepatan dari sumber tersebut. Istilah ketepatan digunakan untuk memodifikasi sumber-sumber untuk menunjukkan bahwa hardware dan software yang digunakan dalam pendidikan harus dipilih dengan mempertimbangkan kecocokan dan kesesuaiannya dengan tujuan pendidikan. Kriteria pertama dari kecocokan tersebut bahwa sumber-sumber tersebut harus dipilih melalui proses yang memenuhi standar profesional. Tantangan yang dihadapi dalam menentukan ketepatan

sumber-sumber teknologi diantaranya:

  • Untuk memiliki akses langsung terhadap bahan ajar yang dibutuhkan, guru ingin menggandakan kaset video diluar batasan “fair use
  • Memungkinkan semua siswa menggunakan komputer akan tetapi sekolah tidak memiliki aplikasi komputer, sekolah akan menggunakan software yang tidak berlisensi
  • Untuk menyatakan ide penting dalam pendidikan jarak jauh, profesor akan menyertakan beberapa gambar yang didownload dari suatu website tanpa memperhatikan izin

Terdapat dua sumber teknologi yaitu sumber yang didesain dengan sumber yang dimanfaatkan. Beberapa sumber dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran karena mereka telah didesain khusus untuk tujuan pembelajaran. Inilah yang disebut dengan “instructional material or resources”. Sedangkan sumber lain merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, tapi dapat dietmukan, diterapkan dan digunakan untuk kepentingan pembelajaran. Inilah yang kadang disebut dengan “real world resources”.

 

Sebelum abad ke-20, pendidikan dicirikan dengan kumpulan dari guru

buku teks, kapur, papan tulis dan siswa. Model awal dari pendidikan ini khususnya dianggap sebagai pendahulu dari bidang teknologi pendidikan dan sering disebut dengan pendidikan tradisional. Bidang modern dari teknologi pendidikan sering dianggap terbentuk pada awal 1900-an sebagai kelompok kecil dari praktisi degan kepentingan yang sama dalam menggunakan sumber teknologi sebagai alternatif dari pendidikan tradisional. Selama abad ke 20, sumber teknologi baru muncul dan berangsur-angsur pergi, bahkan sampai saat ini perbedaan antara pendidikan tradisional dan pendidikan yang disuport oleh teknologi masih tetap ada. Seperti definisi yang dikemukakan oleh Reiser yang mengemukakan bahwa media instruksional adalah sarana fisik, selain dari guru, buku teks, kapur dan papan tulis dimana melalui sarana tersebut instruksi disampaikan kepada siswa. Kemunculan sumber pendidikan setelah papan tulis dan buku teks dan evolusi yang berhubungan dengan bidang kajian yang memperhatikan penerapan dari teknologi yang muncul ini terhadap instruksional dapat dilihat sebagai pendorong dari berdirinya teknologi pendidikan sebagai bidang kajian tersendiri.

Penggunaan media visual yang pertama merupakan slide proyektor, yang dibuat sejak abad ke 17 yang cat dengan tangan dan diterangi dengan lampu minyak. Pada abad ke 19 slide menggunakan lentera dengan standar 3¼ x 4 inci, umum digunakan dalam pendidikan. Kemudian format slide distandarisasi dengan menggunakan film 35mm, yang juga digunakan untuk filmstrip. Setelah perang dunia II, transparan overhead menjadi populer untuk produksi visual, dan overhead projector terdapat di semua kelas pada semua jenjang.

Baca :