Pengaruh-pengaruh kejiwaan

Table of Contents

Pengaruh-pengaruh kejiwaan

Pengaruh-pengaruh kejiwaan
Pengaruh-pengaruh kejiwaan

Sebagian orang yang merasa malu dan tidak tenteram, mereka bergantung pada minuman keras supaya dapat melakukan hal-hal yang tidak disukai. Seorang ahli pidato ingin menengguk alohol untuk menghilangkan rasa takut. Rasa takutnya mungkin lenyap, tetapi fungsi intelektualnya terganggu, sehingga kata-katanya tidak tersusun dengan baik walaupun dia hanya minum setenggak. Kesanggupan mental tidak lagi terkendalikan sepenuhnya.

Kadang-kadang seseorang meminumnya untuk mengebalkan gerak hati. Walaupun seseorang tahu menghargai diri dan mematuhi perintah, tetapi kalau dipengaruhi alkohol, dia mudah melakukan kejahatan. Peyakit kelamin lebih banyak terdapat pada remaja yang suka minuman keras daripada yang tidak meminumnya

Setelah mengalami pengaruh kejiwaan karena minum alkohol, seorang pemalu yang tidak merasa tenteram mendapati bahwa lebih baik dia minum secara teratur. Di bawah pengaruhnya, dia merasa berani dan percaya diri. Segera setelah pengaruhnya hilang, dia merasa lebih malu dan semakin tidak tenteram karena kebodohan-kebodohan yang telah dilakukannya sewaktu mabuk. Maka, terbentuklah lingkaran yang tak berujung pagkal, sehingga orang yang kebingungan itu meminum lebih banyak lagi sebagai jalan pelarian dari kesulitan-kesulitannya.

Disadur dari Penuntun Perawatan dan Pengobatan Modern, karya Harold Shryock, M. D.

Baca Juga :