Aksi Cuti Mengajar Guru Honorer Berakhir, Bupati Keluarkan Ancaman

Aksi Cuti Mengajar Guru Honorer Berakhir, Bupati Keluarkan Ancaman

Aksi Cuti Mengajar Guru Honorer Berakhir, Bupati Keluarkan Ancaman
Aksi Cuti Mengajar Guru Honorer Berakhir, Bupati Keluarkan Ancaman

Aksi cuti mengajar yang sempat digelar oleh sejumlah guru honorer yang tergabung dalam

Forum Honorer Indonesia Kabupaten Rembang, dipastikan telah berakhir per tanggal 17 Oktober. Sebelumnya, aksi tersebut diwacanakan akan berlangsung sejak tanggal 15 sampai 31 Oktober.

Ketua Forum Honorer Indonesia Kabupaten Rembang, Darji mengungkapkan pihaknya menghentikan aksi cuti mengajar, atas dasar pertimbangan kelangsungan pendidikan para pelajar. Namun, berakhirnya aksi tersebut menurut Darji tidak serta merta memadamkan tekad para guru honorer memperjuangkan nasib mereka agar bisa menjadi ASN.

“Meski demikian kami tidak akan kendor memperjuangkan nasib tenaga honorer. Kita akan

tempuh jalur penyampaian aspirasi melalui Pemkab Rembang, biar diteruskan ke pusat,” kata Darji.

Bupati Rembang Abdul Hafidz pun telah mengeluarkan ancaman bagi para guru honorer yang masih memaksa untuk melakukan aksi cuti mengajar bersama. Mulai dari ancaman sanksi secara administratif, sampai sanksi yang lainnya.

“Pokoknya kalau ada yang mogok, catat. Ada catatannya ini semua. Nanti akan kita beri sanksi

secara moral, atau bisa sampai sanksi dikeluarkan. Keras itu,” kata Hafidz kepada waratwan, Rabu (17/10/18).

Ia mengakui, hal yang wajar ketika para guru honorer mengungkapkan protesnya atas kebijakan pemerintah yang mengatur batasan usia pada seleksi CPNS. Namun, ia meminta agar penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara baik tanpa merugikan pihak lainnya.

 

Baca Juga :