Digaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Sudah Dua Tahun Tinggal Didekat Toilet Sekolah

Digaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Sudah Dua Tahun Tinggal Didekat Toilet Sekolah

Digaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Sudah Dua Tahun Tinggal Didekat Toilet Sekolah
Digaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Sudah Dua Tahun Tinggal Didekat Toilet Sekolah

Nining, guru honorer di SD Negeri 3 Karya Buana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa tinggal di toilet sekolah.

Pasalnya, Nining mengakui, ia dan sang suami bernama Eby tak memunyai uang untuk mengontrak rumah, apalagi membelinya.

“Setiap bulan, honorarium saya cuma Rp350 ribu, itu pun dibayar per tiga bulan,” kata Nining saat ditemui di kediamannya, Senin (14/7/2019).

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Dompet Dhuafa Singgalang Lepas 50 Ribu Bibit Nila di Lambung Bukik
Pemerintah Putuskan KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia
Menkumham Tandatangani Pencabutan Bebas Visa Warga China ke Indonesia
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema

Segala keterbatasan tersebut dilakoni Nining dan Eby secara ikhlas. Sang suami hanya menjadi buruh serabutan.

Kekinian, sang suami dan Nining juga melakoni usaha menjual jajanan di sekolah yang sama. Ia

membuka warung di toilet yang sudah disekat untuk dijadikan ruang tamu.

“Ya cukup tidak cukup, harus dicukupkan. Penghasilan saya hanya Rp1,050 juta per tiga bulan. Itu habis untuk membiayai dua anak kami,” ungkapnya.

Anak pertamanya telah lulus SMA dan bekerja merantau di Jakarta. Sedangkan anak keduanya, masih mengenyam pendidikan pesantren di Yayasan Darul Ullum, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“(Anak) Dua, sekolah di MTs kelas dua yang kedua, yang pertama sudah lulus enggak dilanjutkan (kuliah). Anak harus sekolah terus, saya semangat (jadi guru honorer) untuk biaya sekolah (anak),” jelasnya.

Dapur rumah perempuan berusia 44 tahun tersebut, gabung dengan toilet guru, siswa dan

musala. Sedangkan kamar tidurnya, tepat berada di samping toilet tersebut.

“Dua tahun saya tinggal di sini. Toilet gabung tempat masak. Kalau tidur di samping kamar mandi murid dan guru,” kata Nining.

Nining beserta suami membangun sendiri ruang kamar tidur, sekaligus ruang tamu dan warung

jajanan anak SD.

Agar tidak merasakan bau pesing dan menyengat dari dalam kamar mandi, Nining dan Eby harus rajin-rajin membersihkan toilet.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/